Kubuka jendela
Langit tampak muram
Seorang pria duduk tanpa suara
Murung tanpa nyawa
Waktu tak menunggu
Waktu tak menunggu
Air selalu mengalir tanpa ragu
Seekor burung khusyuk berdoa
Pamit pada semesta
Lentera kuning menari
Merayakan sunyi
Merelakan mentari
Cicak cicak asik bercinta
Mengisi keheningan
Menyeduh kesedihan
Jiwa jiwa mati
Kembali mati
Memeluk nisannya sendiri

