Sunday, 27 October 2024

Lacur

Menerobos lorong gelap
Menyusuri jalan baja
Jauh meninggalkan sarang

Menelan terik mentari
Merayakan cinta semu
Mati dan tenggelam

Jauh dari rumah
Menemukan kegagalan

Terbunuh waktu
Terpenjara dogma berpenyakit
Mati dan tenggelam

Sejenak menepikan lara
Tiba di pusaramu
Menabur bunga

Andai kau bersuara
Rekayasakah semua?
Andai kau bisa bicara

Bising suara dunia
Lacur tuan kota
Merenggut indah malam

Semoga kesedihan sirna
Dengarlah nyanyian sunyiku
Semoga kesedihan sirna

Monday, 23 September 2024

Moira

Menjelang merekahnya fajar
Kau menemukanku berselimut keterasingan
Tidur berbantal sebelah lengan

Dalam kepayahanku
Kedua lenganmu memberi keteduhan
Mungkin eirene menjelma dalam wujudmu

Datang dan menamparku dengan pelukan
Bertubi-tubi kau pukuliku dengan dekapan
Bodoh jika kulupa rasa itu

Saat ayam mulai bernyanyi
Aku masih terbenam dalam dekapmu
Begitupun kau tenggelam dalam pelukku

Aku yakin suatu hari kau pasti datang
Hari ini kau datang membayar keyakinanku
Menebus rindu yang bertahun-tahun membusuk

Apa kau masih ingat cantik?
Rindu yang tertumpah di sarang ternyamanku?
Aku yakin sedetikpun tak kau lupa

Semoga bara itu tetap menyala
Dan segala rasa melebur tak tersisa

Monday, 26 August 2024

Belenggu

 Di pesisir utara pulau jawa
Seorang ksatria memanah mati matahari
Tubuhnya hancur menjadi keping-keping
Berserak, tak berharga

Semesta berkabung
Bumi dibanjiri air mata
Ditenggelamkan kepedihan

Tanah-tanah menghitam
Bukit tak lagi bermahkota
Pohon-pohon enggan tumbuh kembali

Di sudut timur batavia
Matahari mengepul kepingannya
Berusaha hidup kembali

Tak sedikit kepingan yang hilang
Tak ditemukan
Namun ia memaksa bersinar lagi

Meski tak lagi sempurna
Perlahan sinarnya kembali merawat semesta
Burung-burung bersorak kegirangan
Menyambut sebuah kebangkitan

Saat sinarnya kembali tiba di pesisir utara jawa
Pasir pantai terlihat murung
Memberi isyarat malapetaka di pelupuk mata

Di dalam sebuah bangunan
Di ruang yang tak cukup luas
Ksatria meracik racun paling mematikan

Menjelang senja
Empat ujung anak panah berisi racun
Menembus jantung matahari

Dunia menghitam
Kepingan yang tak lagi utuh
Berserak kembali, tak berharga

Dibawah tapak kaki ksatria
Keping-keping itu membusuk
Tak tersisa

Thursday, 15 February 2024

Sunyi

 Hilang dalam ketiadaan
Tenggelam dalam kesunyian

Tak ada lagi harmoni
Tak ada lagi simfoni
Saling lupa, saling menjauh

Hanya bisu yang tersedia

Di bawah temaram cahaya
Hujan turun memecah sunyi
Menghapus segala ingatan

Berlalu
Semua kan berlalu

Melangkah
Merayakan pilu
Menanti sunyi yang lain