Monday, 26 August 2024

Belenggu

 Di pesisir utara pulau jawa
Seorang ksatria memanah mati matahari
Tubuhnya hancur menjadi keping-keping
Berserak, tak berharga

Semesta berkabung
Bumi dibanjiri air mata
Ditenggelamkan kepedihan

Tanah-tanah menghitam
Bukit tak lagi bermahkota
Pohon-pohon enggan tumbuh kembali

Di sudut timur batavia
Matahari mengepul kepingannya
Berusaha hidup kembali

Tak sedikit kepingan yang hilang
Tak ditemukan
Namun ia memaksa bersinar lagi

Meski tak lagi sempurna
Perlahan sinarnya kembali merawat semesta
Burung-burung bersorak kegirangan
Menyambut sebuah kebangkitan

Saat sinarnya kembali tiba di pesisir utara jawa
Pasir pantai terlihat murung
Memberi isyarat malapetaka di pelupuk mata

Di dalam sebuah bangunan
Di ruang yang tak cukup luas
Ksatria meracik racun paling mematikan

Menjelang senja
Empat ujung anak panah berisi racun
Menembus jantung matahari

Dunia menghitam
Kepingan yang tak lagi utuh
Berserak kembali, tak berharga

Dibawah tapak kaki ksatria
Keping-keping itu membusuk
Tak tersisa