Dalam keheningan kutelan penderitaan
Dalam kesunyian kuteguk segala kepahitan
Diatas peraduan air mengalir dalam darah
Merahku terhisap dalam tabung
Air menetes sepersekian detik
Memanipulasi pondasi raga
Air menetes sepersekian detik
Memanipulasi pondasi raga
Matahari sedikit redup
Di atas sofa angin menyelinap dalam tulang
Dunia sedikit menghitam
Diatas peraduan putih
Dikelilingi tirai hijau
Kembali merayakan lara
Merahku semakin sering tak kembali
Selang menuju vena bertambah
Tak jarang dingin merambat dalam selang
Rendah suhu ruang menusuk tulang
Deru kereta layang meracau keheningan
Perempuan berseragam biru sering datang
Sekedar memastikan
Perempuan berseragam hijau datang
Berbekal asupan
Setiap pagi medikus terkenal datang
Memberi suntikan moral
Thorax radiologi, ultrasonografi
Urin, fases, lab
"Semuanya bagus" terucap merdu dari mulut medikus
Urin, fases, lab
"Semuanya bagus" terucap merdu dari mulut medikus
Dua pekan merayakan lara
Sepekan bersembunyi di balik tirai
Rintik hujan mengantar kembali ke sarang
Senang sedih bersatu
Menyaksikan kecintaanku memburuk
Sendirian, kesepian
Tak terawat
Tak tersentuh kasih sayang
Tak tersentuh kasih sayang
Maaf
Maafkan aku
Maafkan aku

