Thursday, 27 February 2025

Tirai

Dalam keheningan kutelan penderitaan
Dalam kesunyian kuteguk segala kepahitan
Diatas peraduan air mengalir dalam darah

Merahku terhisap dalam tabung
Air menetes sepersekian detik
Memanipulasi pondasi raga

Matahari sedikit redup
Di atas sofa angin menyelinap dalam tulang
Dunia sedikit menghitam

Diatas peraduan putih
Dikelilingi tirai hijau
Kembali merayakan lara

Merahku semakin sering tak kembali
Selang menuju vena bertambah
Tak jarang dingin merambat dalam selang

Rendah suhu ruang menusuk tulang
Deru kereta layang meracau keheningan

Perempuan berseragam biru sering datang
Sekedar memastikan
Perempuan berseragam hijau datang
Berbekal asupan

Setiap pagi medikus terkenal datang
Memberi suntikan moral

Thorax radiologi, ultrasonografi
Urin, fases, lab
"Semuanya bagus" terucap merdu dari mulut medikus

Dua pekan merayakan lara
Sepekan bersembunyi di balik tirai

Rintik hujan mengantar kembali ke sarang
Senang sedih bersatu
Menyaksikan kecintaanku memburuk
Sendirian, kesepian
Tak terawat
Tak tersentuh kasih sayang

Maaf
Maafkan aku